sa

Selamat datang di WeBlog Imaduddin.B, Amd.AK
Tampilkan postingan dengan label Hidup dalam cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidup dalam cerita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Januari 2011

Merajut Tali Silaturahim

Cerita ini saya sampaikan ketika saya harus memahami dari mana silsilahku. Semenjak kecil saya selalu diceritakan bahwa saya memang dari keluarga besar yang semuanya tinggal di Bandung. Memang benar, di akhir bulan desember kemarin saya dan keluarga yang ada di Indramayu menghadiri undangan salah satu kerabat jauh di Bandung, teptnya di daerah Ciharashas.

Dalam perjalanan menuju Ciharashas, Kami melewati Kabupaten Subang kemudian Purwakarta dan sampailah di Bandung Barat. Sebetulnya bukan kali ini saja saya ke Ciharashas, ini adalah kedua kalinya saya menginjakkan kaki disini. Pertama kali kesini yaitu ketika ada acara pertemuan keluarga besar dari keluarga Mbah Yaman dan Mbah Onong (kakek buyut saya), tapi pada saat itu saya masih sekolah dasar.

Saudara – saudara yang tinggal di Ciharashas merupakan keluarga dari orang tua buyut saya yaitu H. Apandi. Pada awalnya merekapun tidak mengenal saya, namun setelah orang tua saya mengenalkan diri bahwa bapak saya merupakan putra dari mak Ona, dan mak ona merupakan putra dari mbah Onong, barulah kita merasa satu saudara, saudara jauh yang tidak pernah bertemu.

Sebagian besar memang keluarga besar dari saya semuanya tinggal di sana, tapi ada juga yang merantau ke Indramayu seperti yang di lakukan oleh keluarga dari nenek saya (tiga orang) beserta kakak adiknya, ada juga yang ke Ciroyom dan sampai sekarang anak cucu mereka tidak pernah merajut tali silaturahim kembali ke Ciharashas.

Saya pun sedikit bersyukur bisa di bawa ke sana ketika itu, saya jadi bisa melihat siapa – siapa aja saudara saya (walaupun jauh) di Ciharashas.


Rabu, 13 Oktober 2010

TIPS MENGENAL CINTA

Cinta memang susah di tebak, itulah yang kawan saya sekarang alami, padahal dia cukup lihai menaklukan wanita (mungkin,hehe). Tapi dalam kondisi cinta baru menggebu – gebu, dia hilang kesadarannya, hmmm parah dah.. hahahahahaha

Inilah cerita yang saya bagi sama kawan saya tersebut. Sebetulnya bukan trik –trik khusus yang akan saya tuliskan disini, jadi baca aja sampai beres lumayan buat referensi. Trik - Trik yang akan saya tuliskanpun bukan tentang bagaimana menaklukan makhluk ciptaan tuhan. Tapi saya ingin membagi hakikatnya, hakikat cinta itu sendiri biar kita semua tidak terperdaya oleh kata cinta. Saya akan katakan Cinta itu hanya sebuah alat, Alat supaya manusia bisa saling mengenal, memahami karakternya dan lebih mensyukuri pentingnya ciptaan Tuhan.

Kenalilah apa itu cinta? Problem yang dihadapi kawan saya adalah ketika dia menemukan cinta, dia selalu focus pada objek tersebut. Hal ini mungkin dibenarkan oleh para psikolog.

Langkah – langkah yang perlu di perbaiki ketika kita mengenal cinta itu adalah ;
Pertama, cinta itu untuk siapa? Persoalan cinta yang kawan saya alami adalah persoalan cinta terhadap lawan jenis. Sifat dasar yang diberikan Tuhan inilah kecenderungan terhadap lawan jenis harus dibatasi. Kenapa? Karena jika tidak dibatasi kawan saya akan melakukan sesuatu di laur dugaan manusia sewajarnya, karena dia sedang menikmati cinta yang menggebu – gebu.
Yang saya katakan kepada kawan saya ialah”cinta itu adalah kecenderungan, sebisa mungkin hati kita harus selalu stabil. Karena, masih ada kawan disampingmu, ada orang tua yang selalu mendoakanmu dan ada Tuhan yang telah mencitptakanmu”. Yup, itulah cinta. Sebetulnya cinta yang kita rasakan atas dasar apa? Saya jadi teringat pesan guru saya bahwa cinta itu ada tiga, cinta Allah kepada makhluknya, cinta Rasulullah kepada ummatnya dan cinta orang tua kepada anaknya. Nah, selain tiga cinta itu apa? Hmm mungkin cinta monyet kali ya, hahahahaha

Ga pa pa ya, kalo pembicaraan kita lanjutkan untuk membahas ”cinta monyet” ini.
Ok, yang kawan saya alami ini ialah cinta sama lawan jenis. Karena cintanya memiliki dorongan lain, karena saya juga pernah mengalaminya,hehe

Kedua, jalani proses. Setelah kita tahu untuk siapa sih cinta yang kita persembahkan, pada langkah selanjutnya ialah proses. Yupz, proses inilah yang harus kita nikmati dan harus dijalani. Semua tergantung kepada kita, bisa saja sulit dan bisa juga mudah, sekali lagi tergantung kepada kitanya.
Boleh dibilang ”Tak Kenal Maka Tak Sayang” semua orang akan mengalami hal demikian. Dari segi lain, jika kita merasa nyaman dengan seseorang terus nyambung jika di ajak ngobrol mungkin inilah jembatan dimana cinta itu akan datang. Mungkin seperti itulah yang saya katakan kepada kawan saya tentang proses ini.

Ketiga, Komunikasi. Jika kita memiliki hasrat yang menggebu – gebu, cobalah utarakan maksud hati yang sebenarnya. Ini merupakan bagian dari proses, saya kembalikan kepada subyek, memang butuh keberanian yang lebih jika kita memiliki rasa kepada lawan jenis. Membiasakan diri dengan mengobrol, mungkin akan lebih mudah untuk mengutarakan maksud hati yang sebenarnya. Tipsnya, selalu terus memotiasi  dan support selalu diri sendiri. Cari tahu segala kebiasaan si do’i, dari mulai makanan, warna, minuman, pakaian favoritnya. Selain itu pahami juga sifat dan karakternya, dari obrolan tersebut kita harus pintar memprediksi dan menyimpulkan. Jika ada kesempatan utarakan dengan benar dan tepat, biar kamu ngga nyesel atau bahkan bertepuk sebelah tangan, hmmm sakit banget tuh.....

Ke empat, cinta ngga harus memiliki dan ngga ada paksaan. Yupz, inilah yang harus kawan semua ingat, jangan pernah memaksakan hati toh kita atau anda semua yang baca tulisan ini adalah manusia, ngga mungkin toh kalo hewan bisa baca (peace gan...hahahaha)
Jika, kita gagal untuk melangkah
Jangan menyerah karena masih ada berbagai cara untuk melewati semua ini
Jika kita gagal dalam cinta
Jangan menyerah karena masih banyak hati yang lebih baik dari yang kamu kira
Jadi, selalu optimis dan berjuang.
Selamat untuk Anda jika ngga ada rintangan dalam menemukan cinta.
Sesungguhnya Allah menciptakan berbagai warna kulit, adanya laki dan perempuan Cuma satu yaitu untuk saling mengenal, dan mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita.

Semoga kita selalu bersyukur atas nikmat – nikmat yang telah diberikanNya selama ini, amien

Rabu, 29 September 2010

NATURALNYA FILM “ALANGKAH LUCUNYA NEGRI INI”

Saya baru tahu kenapa filam Alangkah Lucunya Negri Ini di sensor, saya liatnya kaya liat orang gagu bicara, saya harus baca teksnya padahal film ini adalah film Indonesia. Sungguh malang, kenapa film seperti ini harus mendapat perlakuan diskriminasi.
Dari berbagai dimensi rasanya terwakili oleh film yang di garap secara apik ini. Film yang menurut saya mempunyai kekuatan untuk membuat malu para wakil rakyat yang sekarang mulai menjadi – jadi tingkah lakunya.
Dari setiap berita yang saya ikuti, perjalanan study banding para wakil rakyat yang menurut saya hanya menghamburkan uang rakyat saja. Ironni memmang punya wakil rakyat yang demikian, kepramukaan saja harus study banding, entah apa lagi yang akan di bandingkan yang padahal tujuannya hanyalah jalan – jalan semata.

Memang benar apa yang termuat dalam filam tersebut, negri ini sangat amat lucu, wakil rakyat dilindungi, telah lewat kasus MARKUS, sekarang skenario baru dibentuk untuk mengalihkan pandangan masyarakat terhadap kasus – kasus yang telah diangkat, MK, pejabat – pejabat yang terlibat, Kepolisian, dll.
Wah sudah kayak kritukus negri ini saja kalo terus – terusan ngomongin seperti ini.

Balik lagi ke Film, seharusnya film seperti ini ngga harus di sensor segala. Kenapa negara ini malu mendapat kritikan macam ini, seharusnya mereka pada ngaca dan harus mengubah sektor – sektor tersebut. Kemiskinan, terlantarnya anak – anak, eksploitasi, SDM yang kurang, huh.. ayo dong majukan negri ini, biar ngga tergerus zaman.

Kamis, 08 Juli 2010

Personal story

Belakangan ini timbul niatan lagi untuk membuat sejenis karya Cerpen dan lain sebagainya, Sekilah cerita kebelakang karena hobi saya juga menulis dan pernah membuat beberapa cerita yang bisa dikatakan hanyalah sebuah omong kosong, karena cerita yang pernah saya buat dalam bentuk Cerpen itu kini telah lenyap alias ngga ada bekasnya. Tidak ada soft filenya ataupun print outnya. Itu terjadi ketika saya masih kuliah di perguruan tinggi dan duduk di semester pertama. Walaupun saya mengambil jurusan tentang kesehatan, membuat Cerita itu merupakan hal yang menyenangkan bagi saya. Jika ada yang membaca cerita saya ketika itu mungkin Anda akan berfikir bawa tata bahasa ataupun kesusastraannya sangat kurang menarik  Namun, tidak apalah karena saya telah mencobanya untuk membuat suatu hasil karya ori untuk memuaskan rasa penasaran saya terhadap dunia cerpen dan mengarang tersebut.
Entah cerita apa yang pernah saya buat ketika itu, yang jelas Dosen bahasa saya menyarankan supaya saya mengikuti komunitas Penulis yang ada di Bandung, namun karena sebagai Mahasiswa yang bukan focus pada sastra dan bahasa melainkan harus focus pada mata kuliah kesehatan akhirnya saya mengurungkan niat untuk memulai kesibukan tersebut.
Alhasil, sampai sekarang saya belum pernah mengikutinya dan tidak pernah tau bagaimana cara untuk memulai menulis tentang suatu cerita. Tidak pernah putus untuk belajar itulah yang saya lakukan sekarang, dengan membaca buku sastra dan Novel – novel membantu saya memperluas imajinasi saya.

Puisi yang saya buatpun hanya merupakan ungkapan dan pemikiran saya ketika itu yang saya postingkan di Blog Poetry Rachma. Blog tersebut memang bukan milik saya, namun saya diperkenankan mempostingkan beberapa karya saya disana. Diluar puisi dan cerpen kesukaan saya menulis pernah mempersembahkan buku ”The Simple Book” bukan buku yang istimewa tapi saya coba persembahkan kepada teman – teman saya ketika kuliah itu untuk mencoba memahami isi pemikiran saya. Isinya hanyalah tentang bagaimana kita untuk saling mengingatkan, karena bukan tujuan saya dikomersialkan jadi saya membuatnya hanya untuk orang – orang yang dekat dengan saya saja. Saya juga mencetaknya jika ada yang meminta, Cuma - Cuma lho saya ngasihnya. 

Buku kesehatan yang masih dalam tahap penyusunan adalah buku dengan judul ”My Sperm”. Di khususkan buat laki – laki, karena saya menyusun buku ini juga atas dasar pengajuan temen saya agar dibuatkan buku khusus tentang sperma. Buku ini bukan porno, silahkan saja Anda pesan kesaya untuk melampirkan sebagian isi dari materinya dengan senang hati saya akan membaginya dengan Anda.

Begitulah kebiasaan menulis saya yang akhirnya sedikit demi sedikit membantu memberi warna pada dunia penilisan walaupun belum tentu buku – buku yang saya keluarkan akan diterima oleh masyarakat umum. Dilain sisi dengan senang hati saya akan mencoba membuat Cerpen kembali untuk menambah wawasan kepenulisan saya dalam dunia sastra Indonesia. Cerita – cerita pendek untuk anak – anaklah yang ingin saya buat, karena sedikitnya materi bacaan unutk anak – anak inilah yang mendorong saya ingin membuatnya, namun apakah mungkin saya bisa melakukannya? Kesibukan saya yang double job membuat saya selalu berfikir bagaimana saya menjalankan niatan saya ini. Hmmm.. sebuah keinginan dan harus diperjuangkan dengan keras dan sungguh – sungguh.

Jumat, 25 Juni 2010

Bijak dan Berfikir

Cobalah bijak untuk mencintai tubuh kita, mari kita belajar tentang satu pemahaman. Dunia ini “baru” sekarang, begitu katanya yang tidak ada pembatas sama sekali. Cara berfikir yang konon modern ternyata sama saja dengan cara hidup atau kalo kata orang Islam sama saja dengan hidup di zaman jahilliyah.
Praktek hidup yang jauh dari aturan, tidak ada norma dan tidak ada rasa malu. Setelah apa yang terjadi belakangan ini, video mesum yang dibuat “mirip” artis sekarang spontan merusak pola fikir anak muda Indonesia.

Artinya pola fikir Yahudi sudah tertanam mantap di bangsa ini, atau cara berfikir idealis dan Naturalis semakin merajalela di negri ini. Tidak ada lagi budaya ketimuran, budaya yang mengutamakan kesopanan dan malu jika kita mempunyai salah.
Itulaha bangsa kita, semakin hari semakin jauh saja dengan aturan hidupnya. Mari kita toleh kebelakang, apa yang salah dengan diri kita (baca; saya) hidup diantara rongrongan yang akan merusak pola fikir sendiri. Buat apa hidup seperti ini terus jika tidak ada perbaikan dalam hidup sama sekali. Setiap hari harus di isi dengan berita, gosip – gosip artis, adegan mesum yang dianggap sudah tidak tabu lagi. Saya sendiri melaknat pelakunya, andaikan saja benar artis tersebut pelakunya, hukum dengan aturan yang berlaku. Terlalu ”kasihan” kalo dihukum dengan aturan agama saya, melihat negara ini ber idiologi Pancasila, silahkan hukum dengan aturan Pancasila yang sesuai dengan UUD negri ini.

Saya sendiri merasa, jika saya tidak berpegang teguh pada Al – qur’an ajaran hidup semesta alam dan Sunnah Rasul adalah pelengkapnya, merugilah hidup saya. Tidak ada harga dirinya jika kita (baca; orang Muslim) benar- benar mengatakan islam. Hidup jahilliyah = hidup biadab. Hidup beradab yaitu kita benar – benar mengenal aturan hidup sesuai fitrah kita sebagai manusia yaitu hidup merunduk dengan ajaran Allah menurut Sunnah Rasul-Nya.
Catatan ini hanya untuk renungan bagi saya dan Anda yang mau berkenan membaca tulisan saya.

Senin, 19 April 2010

Hidup dalam cerita, bukan sebuah kisah

Hidup dalam cerita lagi, kita ngga akan bosan untuk bercerita dengan siapa saja, berbagi suasana, perasaan, pengalaman dlsb. Itulah saya, hanya punya mimpi yang selalu di motiasi oleh teman – teman disekitar.
Saya dan teman – teman sekarang ini sedang berjuang menggapai mimpi yang menurut orang mungkin terlalu berlebihan. Ada beberapa hal jika kita bermimpi, pertama kita harus mengujudkan mimpi itu dengan catatan jika kita mau mengujudkannya, beda halnya jika kamu ngga mau mengujudkannya, ga masalah dengan mimpi – mimpi kamu yang ngga harus berujud menjadi ssebuah kenyataan.
Kedua, tekad kuat, kita menyusun dan mengorganisasikan sehingga terbentuk sebuah sistem yang teratur (menurut saya) agar mimpi – mimpi kami bisa di wujudkan. Yup, sistematis, dengan memahami mimpi kita, kita bisa mengorganisasikan keperluan atau apa saja yang dibutuhkan sebagai pendukung.
Ketiga, perjuangan, waktu, uang, semangat, semua hal yang bertentangan dengan mimpi kita mungkin akan ditinggalkan. Atau sebaliknya, justru kita mengujudkan hobi kita, ini yang paling enak, mengujudkan sebuah mimpi.
Ke empat, berusaha dan berdo’a, yups.. semua jalan hidup yang kita lewati memang tidak semulus yang kita perkirakan. Bisa saja, semua itu terjadi diluar batas kemampuan berfikir manusia.

Saya kebetulan dipercaya untuk mengorganisasikan semuanya, karena itu tugas saya memang agak berat dari kita semua, kita semua ber empat, kadang berlima juga kadang berenam, bertujuh, berdelapan hahahahah.. jadi kebanyakan...
Tugas saya memegang mimpi mereka, mimpi saya juga, karena saya senang menjalani semua ini, kita harus terus berjuang, tanpa lelah dan putus asa.

Minggu, 18 April 2010

HIDUP DALAM CERITA

Sebelumnya saya mau bedendang dulu, ala penyair terkenal :)

"Hidup memang penuh perjuangan,
Hidup harus ada strategi,
Hidup perlu perencanaan yang matang,
Hidup, harus yakin dengan kemampuan sendiri,
Hidup jangan terlalu mengandalkan orang lain,
selalu bersikap positif,
dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar...."

Haduh, mau cerita apa ya.. nanti dulu deh..

next blogging...